Tak ada rumah tangga yang menginginkan perceraian. Namun, apabila itu harus terjadi dan tak bisa lagi dihindari karena alasan-alasan tertentu, janganlah diratapi dan ditakuti. Menjadi single mom memang bukan tugas yang mudah. Sangat menyedihkan mengetahui bahwa anak Anda tidak tumbuh dalam keluarga yang utuh.

Saat menjadi single parent, seorang perempuan harus bisa menempatkan diri pada posisi ibu sekaligus menjadi ayah untuk anak-anaknya. Selain itu sebagai orang tua tunggal, Anda juga dituntut untuk bisa memenuhi segala kebutuhan anak, rumah tangga, maupun kebutuhan pribadi. 
Tak perlu berkecil hati jika menjadi orangtua tunggal, karena ada berbagai kesenangan yang bisa Anda dapatkan meski dengan menyandang status tersebut.

Anda lah bosnya. Tak ada seorang pun yang bisa mengatur Anda. Anda lah bos yang menguasai semua bagian rumah dan aturan-aturan di dalamnya. Perintah Anda adalah mutlak. Mungkin ini terdengar egois, tapi Anda tetap harus menjalankan semuanya dengan rasional. Dan ini sangat menyenangkan, bisa menjadi penguasa di rumah Anda sendiri tanpa ada yang menentangnya. 

Lebih dekat dengan anak. Ini adalah hal yang paling menyenangkan, karena tak ada saingan yang bisa membagi perhatian anak Anda. Dengan berbagi tempat tidur, Anda dan anak akan memiliki hubungan batin yang lebih dekat secara emosional satu sama lainnya. 

Penguasa tunggal. Hidup tanpa pasangan, membuat Anda tidak harus berbagi hal-hal pribadi. Misalnya, lemari pakaian. Jika Anda memiliki pasangan, otomatis Anda harus berbagi tempat dengan pasangan Anda. Dengan menjadi penguasa tunggal, Anda bebas mengisi lemari pakaian Anda dengan berbagai macam benda yang disukai.

"Fitnes" gratis
Ketika menjadi orangtua tunggal, tak ada jaminan bahwa selalu ada seseorang yang akan membantu Anda mengerjakan semua pekerjaan rumah yang biasa dilakukan oleh pria. Misalnya saja, membetulkan atap rumah yang bocor atau membetulkan kran yang merembes. Mau tak mau Anda harus belajar untuk mengatasi semua hal ini sendiri tanpa tergantung dengan orang lain. Dengan mengerjakan semua  pekerjaan rumah sendiri, secara tak langsung Anda mendapatkan "fitnes" gratis, dan jangan kaget kalau tubuh Anda jadi lebih bugar.

Mandiri. Meski ada posisi yang hilang, namun ini adalah saat yang paling tepat dimana Anda menjadi lebih mandiri, dan lebih kuat daripada sebelumnya. Selain menambah nilai positif pada diri Anda, hal ini juga menambah nilai plus dan memperbesar kesempatan Anda untuk mendapatkan pria lainnya. 

Disiplin. Jika bertanya kepada para orang tua lainnya bagaimana cara mengajarkan kedisiplinan pada anak-anaknya, biasanya mereka akan memberitahukan Anda cara-cara yang sedikit "mengerikan" dibandingkan jika Anda hanya melihat dan menegur sendiri. Cara yang paling efektif untuk mengajarkan disiplin adalah dengan memberi contoh langsung. Berita bagusnya untuk para single mom, Anda lah satu-satunya panutan untuk mengajarkan berbagai hal yang baik dan buruk. 

Bebas merencanakan liburan. Tak perlu merencanakan jauh-jauh hari untuk berlibur, bahkan Anda tak perlu lagi menyesuaikan jadwal cuti dengan pasangan Anda. Tak akan ada pembatalan mendadak karena pasangan Anda mendadak harus lembur kerja. Liburan dadakan? Ayo saja. Tinggal siapkan semua kebutuhan, lalu langsung berangkat!

Rumah lebih rapi.  Sifat wanita yang lebih suka kerapian dan kebersihan, berbanding terbalik dengan sifat pria yang cenderung berantakan. Tak heran jika ketika masih memiliki pasangan, Anda disibukkan dengan berbagai pekerjaan rumah tangga agar rumah selalu rapi dan bersih. Dengan menjadi single mom, pastinya Anda tak perlu naik darah karena harus membersihkan ruangan berulang kali akibat kekacauan yang dilakukan anak dan pasangan Anda.

Lebih irit. Berkurangnya anggota keluarga dalam satu rumah, pastinya secara tak langsung akan berpengaruh pada kebutuhan pangan dan alokasi pengeluaran dana per bulannya. Hidup bersama dengan anak-anak saja tak akan terlalu banyak menghabiskan bahan pokok makanan.

Bebas tebar pesona. Ini adalah salah satu hal yang pastinya tidak akan bisa Anda lakukan ketika Anda masih memiliki pasangan. Anda bisa bebas menebar pesona Anda kepada semua pria dan mulai berkencan lagi.

Sumber : Female Kompas

0 komentar :

Poskan Komentar

 
Top